Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Pesisir Melalui Pengelolaan Rumput Laut
Pemerintah meyakini pengelolaan komoditas rumput laut akan dapat meningkatkan pedapatan masyarakat , terutama masyarakat pesisir. “ Prinsipnya bisnis rumput laut akan meningkatkan pendapatan masyarakat, karena tidak merusak dan mencemari lingkungan, efisien serta memperkaya alam karena tidak menghasilkan limbah atau zero waste” kata Menteri Kelautan dan Perikanan dalam acara International Seawed Symposium (ISS) Ke 21 di Bali , Senin (22/04/2013). Menurut Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif C Sutardjo Pengembangan industri rumput laut sangat mudah dan juga memiliki produktivitas yang tinggi pasalnya bisnis ini tanpa limbah dan efisien sumber daya alam dan biaya, serta mampu meningkatkan kesempatan tenaga kerja. “Bisnis rumput laut, baik usaha budidaya maupun pengolahan telah memenuhi beberapa kriteria Blue Economy. Bisnis ini memiliki revenue yang tinggi, pengembangan bisnis berupa terbuka secara luas karena hemat bahan baku dan energi, serta memiliki diversifikasi produk,” Ujar Sharif
Terkait pengembangan industri budidaya rumput laut tersebut, dirinya berharap dukungan dan peran ilmuwan dan para peneliti menjadi sangat penting, untuk terus pengembangan usaha rumput laur. “ Mereka secara langsung dapat berperan mulai dari pembibitran, penangkaran benih, budidaya, pengolahan pasca panen, pengolahan rumput laut bahkan hingga industri formulasi dan derivate turunan produk olahan end produk,”ujar Sharif
TENTATIVE AGENDA INDIAN OCEAN & PACIFIC CONFERENCE (IOPAC) 2013 GRAND HYATT BALI, 18-21 JUNE 2013
TENTATIVE AGENDA
INDIAN OCEAN & PACIFIC CONFERENCE (IOPAC) 2013
GRAND HYATT BALI, 18-21 JUNE 2013
The main theme of Indian Ocean & Pacific Conference / IOPAC 2013 is Blue Economy in motion : A Better Understanding for An Innovative Ocean Management.
The main objective of the conference are :
1. Bring together scientists, experts, practitioners and policy makers on the Indian Ocean and the Pacific in an international forum on ocean science and technology;
Nanoparticles Found in Everyday Items Can Inhibit Fat Storage: Gold Nanoparticles Accelerate Aging
New research reveals that pure gold nanoparticles found in everyday items such as personal care products, as well as drug delivery, MRI contrast agents and solar cells can inhibit adipose (fat) storage and lead to accelerated aging and wrinkling, slowed wound healing and the onset of diabetes. The researchers, led by Tatsiana Mironava, a visiting assistant professor in the Department of Chemical and Molecular Engineering at Stony Brook University, detail their research in the journal Nanotoxicology. Together with co-author Dr. Marcia Simon, Professor of Oral Biology and Pathology at Stony Brook University, and Director of the University's Living Skin Bank, a world-class facility that has developed skin tissue for burn victims and various wound therapies,

